Catatan Perjalanan ke Liverpool: Anak yang Meninggal Itu Jadi Nama Lapangan


Tepat di belakang bangunan The Academy Liverpool Football Club alias Akademi Sepak Bola Liverpool, terdapat sebuah lapangan berukuran besar yang diberi rumput sintetis. Pagar besi berjeruji mengelilingi lapangan tersebut, dan hanya diberi satu akses pintu utama yang lebarnya kurang dari dua meter.

Tak lupa, di sisi yang lain dari lapangan tersebut dibangun tribun berukuran kecil, yang memiliki tempat duduk tak lebih dari 50 orang. Di dinding tribun tersebut terpampang sebuah foto dengan keterangan "In Loving Memory of Liverpool Academy Under 9 STEPHEN PACKER".

Dari keterangan kecil di bawah tulisan tersebut, terjawablah teka-teki yang muncul dalam benakku ketika memasuki lapangan tersebut. Saya, yang pada Kamis (7/5/2015), bersama dengan rombongan Standard Chartered Indonesia serta dari sembilan negara lain yang mengikuti turnamen Standard Chartered Trophy 2015, sempat penasaran dengan nama "The Stephen Packer Memorial Pitch" yang diberikan untuk lapangan utama di Akademi Liverpool.

Ternyata, Stephen Packer diambil dari nama seorang pemain yang merupakan anggota Akademi Liverpool, yang meninggal pada 25 November 2012 karena kanker. Packer, yang lahir pada 1 Oktober 2003 merupakan penggemar sejati The Reds, dan disebut-sebut sebagai pemain muda sangat berbakat untuk kelompok usianya.

Itu tergambar dari keterangan yang berbunyi: "Stevie yang selalu bahagia dan tersenyum sangat bangga mewakili Liverpool tercinta. Sangat dikenang oleh para pelatih atas kesediannya untuk belajar, dia memperlihatkan dan memiliki skill untuk dikembangkan menjadi seorang pesepak bola yang sangat berbakat. Selalu merindukannya, dia tak akan pernah berjalan sendirian."

Menurut direktur Akademi Liverpool Frank McParland, Packer bukan cuma anak yang periang, tetapi dia sudah menjadi atlet terbaik di usianya.

"Dia sangat diingat oleh semua orang yang pernah berhubungan dengannya. Dia anak yang sangat periang dan selalu ada senyum di wajahnya. Tak cuma itu, Stevie juga seorang pemain muda yang sangat berbakat. Dia adalah atlet terbaik di kelompoknya dan sangat cepat," ujar McParland.

0 comments:

Posting Komentar